|

PKKMB STIE Pariwisata API 2026: Satu Langkah, Seribu Cerita Menuju Masa Depan Yang Gemilang.

Yogyakarta — Satu langkah kecil hari ini dapat menjadi awal dari perjalanan panjang menuju masa depan. Semangat itulah yang terasa dalam pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) STIE Pariwisata API Yogyakarta Tahun 2026.

Mengusung tema “Satu Langkah, Seribu Cerita Menuju Masa Depan yang Gemilang”, PKKMB menjadi pintu pertama bagi mahasiswa baru untuk memulai kehidupan sebagai bagian dari keluarga besar STIE Pariwisata API Yogyakarta. Bukan sekadar kegiatan penyambutan, PKKMB menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal kampus, mendapatkan berbagai pembekalan, menemukan lingkungan baru, membangun relasi, serta mulai memahami berbagai tantangan dan peluang yang akan mereka hadapi selama menjalani pendidikan tinggi. Setiap mahasiswa datang dengan cerita dan harapan masing-masing. Ada yang membawa cita-cita, ada yang membawa rasa ingin tahu, dan ada pula yang mungkin masih mencari arah. Namun, melalui satu langkah yang sama memulai perjalanan sebagai mahasiswa STIE Pariwisata API Yogyakarta mereka dipertemukan untuk tumbuh dan belajar bersama.

Drs. Endro Isnugroho, M.Si. membuka kegiatan PKKMB STIE Pariwisata API 2026.

Memasuki dunia perguruan tinggi merupakan fase baru dalam kehidupan seorang mahasiswa. Lingkungan belajar yang berbeda, tuntutan akademik yang lebih besar, serta kesempatan untuk mengembangkan diri menjadikan masa perkuliahan sebagai perjalanan yang penuh pengalaman. Karena itu, rangkaian PKKMB diawali dengan pembekalan mengenai Kampus STIE Pariwisata API Yogyakarta. Mahasiswa baru diperkenalkan dengan lingkungan kampus, kehidupan akademik, tata tertib, serta berbagai hal yang perlu diketahui selama menjalani pendidikan di STIE Pariwisata API Yogyakarta. Pembekalan tersebut menjadi langkah pertama untuk membantu mahasiswa memahami bahwa menjadi mahasiswa bukan hanya tentang hadir di ruang kelas dan menyelesaikan tugas. Lebih dari itu, mahasiswa dituntut untuk membangun kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, dan keberanian untuk terus berkembang.
Perjalanan menuju masa depan yang gemilang tentu membutuhkan fondasi yang kuat. Salah satunya adalah kemampuan mahasiswa untuk menjaga diri dari berbagai hal yang dapat menghambat masa depan. Dalam PKKMB 2026, mahasiswa baru mendapatkan materi “Kenali Bahaya, Cegah Narkoba” yang disampaikan oleh Ibu Adhika Pertiwi, S.Sos.,M.A. dari BNN Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Materi ini memberikan edukasi kepada mahasiswa mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta pentingnya membangun kesadaran untuk menjauhi berbagai bentuk penyalahgunaan narkotika. Bagi mahasiswa baru, pesan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan mereka. Masa perkuliahan merupakan masa untuk belajar, mencoba berbagai hal baru, membangun relasi, dan mempersiapkan masa depan. Karena itu, setiap keputusan yang diambil hari ini memiliki arti bagi perjalanan yang akan datang.

Selain menjaga diri dari pengaruh negatif, mahasiswa juga perlu memahami pentingnya menjaga kesehatan mental. Hal tersebut menjadi perhatian dalam materi “Mental Sehat, Kuliah Hebat” yang disampaikan oleh bu Swastika Ayu Normalasari, M.Psi. dari Puskesmas Depok 2. Memulai kehidupan sebagai mahasiswa membawa banyak pengalaman baru. Tuntutan akademik, proses beradaptasi, hubungan sosial, serta berbagai persoalan pribadi dapat menjadi bagian dari perjalanan mahasiswa. Melalui materi ini, mahasiswa diajak memahami pentingnya mengenali kondisi diri, menjaga keseimbangan kehidupan, membangun hubungan sosial yang sehat, serta mencari bantuan ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan dukungan. Pesan “Mental Sehat, Kuliah Hebat” menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju keberhasilan tidak hanya membutuhkan kecerdasan akademik. Mahasiswa juga perlu memiliki kemampuan untuk mengenali dan menjaga dirinya sendiri.

Dalam rangkaian PKKMB, mahasiswa baru juga mendapatkan pengenalan Satgas PPKPT STIE Pariwisata API Yogyakarta. Melalui materi “Penyuluhan Anti Kekerasan Mahasiswa Baru STIEPAR API”, mahasiswa diperkenalkan dengan keberadaan Satgas PPKPT serta pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang saling menghargai dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun perilaku yang dapat mengganggu keamanan serta kenyamanan warga kampus. Mahasiswa juga diajak memahami bahwa menciptakan lingkungan kampus yang baik bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak tertentu. Setiap mahasiswa memiliki peran dalam menjaga sikap, menghormati sesama, serta menciptakan budaya kampus yang positif. Sebab, seribu cerita indah selama menjadi mahasiswa hanya dapat tercipta ketika setiap orang merasa aman untuk belajar, bertumbuh, dan berkarya.

Ibu Adhika Pertiwi, S.Sos.,M.A.

Setelah mengenal lingkungan akademik, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan berbagai organisasi mahasiswa dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang menjadi bagian dari kehidupan kampus. Organisasi dan UKM memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menemukan pengalaman di luar kegiatan perkuliahan. Di dalamnya, mahasiswa dapat mengembangkan minat dan bakat, belajar berkomunikasi, bekerja dalam tim, memimpin kegiatan, menyelesaikan persoalan, serta membangun relasi. Bisa jadi, salah satu cerita paling berkesan selama kuliah justru lahir dari kegiatan organisasi, pertemanan, kepanitiaan, atau sebuah kegiatan yang awalnya tidak pernah direncanakan. Karena itu, PKKMB tidak hanya mengajak mahasiswa mengenal di mana mereka belajar, tetapi juga membuka wawasan tentang bagaimana mereka dapat bertumbuh selama berada di dalamnya.

Salah satu sesi yang memberikan warna tersendiri dalam PKKMB 2026 adalah materi “Bangga Menjadi Bagian dari STIE Pariwisata API” yang disampaikan oleh Wenny Nur Hapsari, S.E., alumni STIE Pariwisata API sekaligus Owner Simpel MICE. Kehadiran alumni menjadi kesempatan bagi mahasiswa baru untuk melihat bagaimana perjalanan seseorang dapat terus berkembang setelah menyelesaikan pendidikan di kampus. Pengalaman Wenny Nur Hapsari memberikan gambaran mengenai perjalanan dari bangku kuliah menuju dunia profesional dan kewirausahaan, khususnya dalam bidang MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition). Bagi mahasiswa baru, cerita seorang alumni menjadi pengingat bahwa masa kuliah bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan salah satu tahap untuk mempersiapkan perjalanan berikutnya. Dari satu ruang kelas, seseorang dapat menemukan ilmu. Dari ilmu, lahir keberanian. Dari keberanian, muncul kesempatan. Dan dari kesempatan, lahirlah cerita baru menuju masa depan gemilang.

Menjadi mahasiswa STIE Pariwisata API Yogyakarta berarti menjadi bagian dari kehidupan Yogyakarta, sebuah kota yang memiliki karakter kuat sebagai kota pendidikan, budaya, dan pariwisata. Karena itu, mahasiswa baru mendapatkan materi “Mengenal Budaya dan Karakteristik Jogja” yang disampaikan oleh Kanjeng Mas Tumenggung Widyawinoto Abdi Dalem Keraton Yogyakarta. Materi tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat budaya, tradisi, nilai, serta karakteristik masyarakat Yogyakarta.

Bagi mahasiswa yang datang dari berbagai daerah, mengenal budaya tempat mereka menempuh pendidikan merupakan pengalaman yang penting. Perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk beradaptasi, tetapi justru menjadi kesempatan untuk belajar memahami keberagaman. Terlebih bagi mahasiswa yang belajar di bidang manajemen dan pariwisata, pemahaman mengenai budaya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses mengenal destinasi dan masyarakat. Yogyakarta bukan sekadar tempat untuk menempuh pendidikan. Bagi banyak mahasiswa, kota ini nantinya akan menjadi bagian dari cerita kehidupan mereka.

Bela negara merupakan materi terakhir yang diberikan oleh STIE Pariwisata API dalam PKKMB 2026. Bela negara menjadi bagian penting untuk menumbuhkan dan menjaga rasa nasionalisme mahasiswa baru STIE Pariwisata API yang disampaikan oleh bapak IPTU Sugihartono dari Polres Sleman. Bapak IPTU Sugihartono menekankan bahwa Bela negara dapat diwujudkan melalui berbagai sikap dalam kehidupan sehari-hari, seperti disiplin, menaati aturan, menjaga persatuan, menghargai sesama, bertanggung jawab, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan. Materi tersebut memberikan perspektif bahwa perjalanan menjadi mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan pencapaian pribadi. Di balik setiap ilmu dan keterampilan yang diperoleh, terdapat tanggung jawab untuk menggunakan kemampuan tersebut secara positif dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Semoga dengan penyampaian berbagai materi dalam kegiatan PKKMB 2026 tersebut mahasiswa baru angkatan STIE Pariwisata API mendapatkan bekal untuk menjalani masa perkuliahan dengan nyaman sehingga mahasiswa dapat belajar secara optimal untuk melangkah menuju masa depan yang gemilang.

Tim Media STIE Pariwisata API.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *