SATGAS PPKPT STIE Pariwisata API Ajak Mahasiswa Baru Berkomitmen Ciptakan Lingkungan Kampus yang Aman dan Bebas dari Kekerasan

Sleman — Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan terus digaungkan oleh STIE Pariwisata API. Dalam rangkaian PKKMB GEMILANG STIE Pariwisata API 2026, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (SATGAS PPKPT) STIE Pariwisata API menyelenggarakan Sosialisasi Anti Kekerasan di Lingkungan Kampus pada Rabu, 16 September 2026, bertempat di Aula Atas STIE Pariwisata API. Sosialisasi tersebut juga disiarkan secara live melalui akun youtube STIE PARIWISATA API – official, https://www.youtube.com/@stieapi
Sosialisasi ini diikuti oleh mahasiswa baru angkatan 2026 sebagai bagian dari rangkaian pengenalan kehidupan kampus. Momentum PKKMB dimanfaatkan oleh SATGAS PPKPT untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai pentingnya mengenali, mencegah, dan melaporkan berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan perguruan tinggi.
Materi Anti Kekerasan disampaikan oleh Maulana Yogma Wijaya, S.Kom. selaku Sekretaris SATGAS PPKPT STIE Pariwisata API. Dalam pemaparannya, Yogma menjelaskan berbagai hal terkait bentuk-bentuk kekerasan dan pencegahannya sekaligus memperkenalkan tata cara pelaporan apabila mahasiswa mengalami atau mengetahui adanya tindak kekerasan di lingkungan kampus.
Slogan “Berani Peduli, Berani Mencegah, Berani Melapor” menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan dalam sosialisasi. Yogma mengajak seluruh peserta dan panitia PKKMB agar memiliki keberanian untuk peduli terhadap lingkungan di sekitarnya. Menurutnya, menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas dari kekerasan membutuhkan keterlibatan seluruh warga kampus, bukan hanya SATGAS PPKPT.
Ajakan tersebut juga menjadi pengingat bahwa setiap individu memiliki peran dalam menciptakan suasana kampus yang sehat. Tidak membiarkan tindakan kekerasan, berani menyampaikan laporan, serta memberikan dukungan kepada mereka yang membutuhkan merupakan bentuk kepedulian yang dapat dilakukan bersama.
Yogma menyampaikan bahwa SATGAS PPKPT menyediakan beberapa kanal yang dapat digunakan untuk menyampaikan laporan, yaitu melalui Instagram, formulir pelaporan online, maupun WhatsApp. Selain itu Yogma juga memperkenalkan beberapa anggota SATGAS PPKPT STIE Pariwisata API yang turut hadir dalam sosialisasi tersebut agar mahasiswa merasa aman karena SATGAS PPKPT selalu ada di sekitar mereka. Dengan tersedianya beberapa pilihan kanal tersebut, mahasiswa diharapkan tidak ragu untuk mencari bantuan dan menyampaikan laporan apabila menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan.
Dalam kesempatan tersebut, Yogma juga menegaskan pentingnya kerahasiaan data pelapor. Ia menyampaikan bahwa data dan identitas pelapor akan dijaga kerahasiaannya dan tidak akan disebarluaskan tanpa persetujuan dari pelapor. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi mahasiswa untuk berani menyampaikan laporan tanpa khawatir informasi pribadinya tersebar.
Sebagai kalimat penutup, Yogma menyampaikan “Kampus yang aman bukan tercipta hanya dari aturan saja, tapi tercipta dari keberanian kita untuk peduli pada sesama.”, sebuah pesan yang menegaskan pentingnya kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman.
Melalui Sosialisasi Anti Kekerasan dalam rangkaian PKKMB GEMILANG STIE Pariwisata API 2026, diharapkan mahasiswa baru tidak hanya mengenal lingkungan akademik dan kehidupan kampus, tetapi juga memahami nilai-nilai penting dalam membangun lingkungan yang aman, nyaman, saling menghormati, dan bebas dari kekerasan sekaligus menjadi bagian dari komitmen STIE Pariwisata API melalui SATGAS PPKPT STIE Pariwisata API untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi serta membangun budaya kampus yang mendorong keberanian untuk peduli, saling menjaga, dan Berani Lapor.
Tim Media STIE Pariwisata API
